Minggu, 16 Juli 2017

Martapura Akan Gelar Gowes Sepeda Santai Pesona Nusantara





Wakil Bupati Banjar, Kalimantan Selatan, Saidi Mansyur mengatakan, Kota Martapura siap menjadi tuan rumah sepeda santai (gowes) Pesona Nusantara yang menjadi agenda seluruh daerah di Indonesia.
"Martapura siap menjadi tuan rumah dan diharapkan pelaksanaan di etape gowes Kota Intan Martapura tanggal 23 Juli 2017 berjalan tertib dan lancar," ujar wakil bupati di Martapura, Jumat, 14/7.

Ia mengatakan, sepeda santai yang dibuka untuk umum dengan pendaftaran gratis itu diharapkan bisa diikuti ribuan peserta yang berasal dari Martapura dan kota-kota lainnya di Kalsel. Peserta bisa mendaftar melalui media sosial, yakni facebook "bersepeda Kalsel", kantor Dispora Kabupaten Banjar Jalan A Yani Km 39, GPN Martapura maupun ISSI Kabupaten Banjar.

"Kami mengajak masyarakat bisa ikut berpartisipasi apalagi hadiahnya menarik seperti hadiah nasional yakni pilih wisata favorit di seluruh Indonesia untuk 10 pemenang," katanya.

Disebutkan, jumlah peserta yang ikut pada kegiatan dalam rangka mendukung program "Ayo Olahraga" yang digagas Kementerian Pemuda dan Olahraga ditargetkan mencapai 2.000 pesepeda.

"Kami targetkan pesertanya mencapai 2.000 pesepeda baik masyarakat umum maupun komunitas sepeda yang bisa ikut berpartisipasi sehingga kegiatan semakin meriah," ungkapnya.

Menurut dia, sesuai nama kegiatan yakni Gowes Pesona Nusantara, rute bersepeda nantinya akan melintasi sejumlah kawasan yang memiliki daya tarik wisata. "Rute yang akan dilintasi peserta mulai dari ruang terbuka hijau Ratu Zalecha pusat kota Martapura termasuk melintasi kawasan religius seperti ruas Jalan Sekumpul," ujar dia.

Dikatakan, sesuai maksud dan tujuan kegiatan yakni meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia sehingga diharapkan lomba bisa diikuti sebanyak-banyaknya peserta.

"Sasaran kegiatan seluruh masyarakat tanpa memandang usia maupun jenis sepeda dan diharapkan melalui gowes ini masyarakat semakin banyak dan gemar berolahraga sepeda," katanya.

BANUA.INFO
Share:

Kehadiran Nokia 3, 5 dan 6 di India


Nokia telah meluncurkan jajaran smartphone Android baru di India. Nokia 3, 5 dan 6 akan bergabung dengan 3310 yang sebelumnya diluncurkan di pasar India.


Nokia 3

Nokia 3 menjadi yang termurah di jajaran tersebut, dibandrol dengan harga sekitar 147 dolar AS (Rp1,9 juta). Tubuhnya terbuat dari kombinasi polikarbonat untuk bagian belakang dan aluminium untuk rangka samping.

Perangkat tersebut dibekali LCD IPS 720p 5 inci dengan Corning Gorilla Glass 2.5D, prosesor MediaTek MT6737, memori 2GB dan penyimpanan 16GB yang dapat diperluas. Ponsel pintar dengan Android 7.0 Nougat itu juga dilengkapi kamera belakang 8MP f2.0, kamera depan 8MP f2.0 dengan autofocus dan baterai 2630mAh. Nokia 3 telah tersedia eksklusif secara offline mulai 16 Juni.

Nokia 5

Nokia 5 ditawarkan dengan harga 200 dolar AS (Rp2,6 juta) dan juga akan tersedia eksklusif secara offline. Desain unibody terbuat dari aluminium. Perangkat tersebut juga memiliki LCD IPS 5,2 inci 720p dengan Corning Gorilla Glass 2.5D.

Nokia 5 dipersenjatai Snapdragon 430, RAM 2GB, ROM 16GB yang dapat diperluas, kamera belakang 13MP f2.0 dengan PDAF, kamera depan 8MP f2.0 dengan autofocus, baterai 3000mAh, dan Android 7.1.1 Nougat.

Nokia 6

Nokia 6 dijual dengan harga 233 dolar AS (Rp3 juta) dan akan menjadi eksklusif di India. Ponsel pintar tersebut dikemas dalam aluminium dan kaca dengan layar LCD IPS 1080p 5,5 inci dan Corning Gorilla Glass.

Dari segi dapur pacu, ponsel tersebut dibekali Snapdragon 430, RAM 3GB, memori internal 32GB yang dapat diupdate. Nokia 6 juga dilenkapi kamera belakang 16GB fp.0 dengan PDAF, kamera depan 8MP f2.0 dengan autofocus, baterai 3000mAh dan Android 7.1.1 Nougat.

Ponsel tersebut telah didaftarkan untuk penjualan flash pada 14 Juli, demikian GSM Arena.
Share:

Sabtu, 27 Mei 2017

5 Cara Mudah dan Efektif Mencegah Stroke


Dulu, stroke identik sebagai penyakit orang tua. Namun kini, stroke pun banyak menyerang mereka yang berusia muda. Penyebabnya adalah gaya hidup yang tidak sehat.

Lantas, apa itu stroke dan bagaimana menghindarinya? 

Seperti dilansir laman WebMD, stroke muncul karena pembuluh darah yang tersumbat atau pendarahan di otak.  Sejumlah tanda yang bisa dikenali antara lain sakit kepala yang tiba-tiba parah, lemah, mati rasa, masalah penglihatan, kebingungan, kesulitan berjalan atau berbicara, pusing dan ucapan yang tidak jelas.


Ahli kesehatan sepakat bahwa penyakit stroke dapat dicegah, salah satunya dengan melakukan gaya hidup sehat. Seperti dilansir Medical Daily, setidaknya ada lima cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah stroke:

Pertama, berhenti merokok. Selain stroke, merokok juga berhubungan dengan sejumlah masalah kesehatan, seperti kanker, penyakit jantung, dan lainnya.  Kebiasaan ini bisa meningkatkan trigliserida dalam darah, menurunkan kadar kolesterol baik (HDL), merusak lapisan aliran darah dan menyumbat alirah darah. 

Kedua, rutin berolahraga. Sebuah studi menemukan, berjalan dua jam per hari bisa mengurangi risiko perempuan menderita stroke sekitar 50 persen. Lebih dari itu, aktif melakukan aktivitas fisik bisa meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan menurunkan tekanan darah. Kedua hal ini berhubungan erat dengan risiko stroke. 

Ketiga, menjaga berat badan sehat karena berhubungan dengan risiko terjadinya diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Oleh karenanya, pertahankan berat badan Anda. 

Keempat, mengkonsumsi makanan sehat dan menjaga diri tetap rileks juga menjadi upaya lainnya untuk membuang jauh-jauh risiko terkena stroke.  Penelitian telah memperlihatkan konsumsi buah-buahan dan sayuran lalu kacang-kacangan serta ikan mampu mengurangi risiko stroke secara signifikan. 

Kelima, jika Anda merasa terlalu banyak kebiasaan buruk yang harus diubah demi hidup sehat, hal pertama yang perlu Anda lakukan ialah rileks dan kurangi stres. 
 Penelitian menemukan stres yang tinggi berhubungan dengan tekanan darah yang lebih tinggi dan ini memunculkan risiko stroke lebih besar, terutama pada perempuan. 

Bila stres melanda, coba perlahan kurangi kadarnya misalnya dengan melakukan hal-hal sederhana yang disukai, di antaranya mandi, berjalan-jalan, pergi ke pusat kebugaran dan lainnya.



Share:

Cara Mengetahui Kosmetik Berkualitas dan Tidak


Untuk mendapatkan penampilan cantik, wanita membutuhkan makeup yang berkualitas. Harga mahal bukanlah jaminan. Karenanya, kita perlu melakukan pengecekan sendiri untuk memastikan makeup yang akan dibeli benar-benar bagus.

Makeup artist Teddy Lim mengungkap cara praktis membedakan makeup yang berkualitas dan yang tidak. "Makeup yang bagus mudah diaplikasikan, itu tanda paling utama," ungkap Teddy Lim yang saat ini berkolaborasi dengan brand makeup Ultima II. "Jadi mencoba terlebih dulu makeup yang akan dibeli, sangat disarankan."

Untuk eyeshadow misalnya, sapukan sedikit di punggung tangan. Jika warnanya berbeda dengan yang ada di palet, maka makeup-nya tidak bagus. 

Apabila saat disapukan warna tidak merata dan terasa lengket, nyangkut-nyangkut, maka jangan dibeli. "Coba saja di tangan. Kalau eyeshadow yang bagus, warna di palet dan yang terlihat di tangan sama. Dan rasa partikelnya halus, gampang dibaur," ujar Teddy Lim. 



Uji coba ini berlaku juga untuk lipstik dan bedak. "Untuk makeup berkualitas, saya juga tidak sarankan makeup yang beraroma atau wangi. Ada kemungkinan sebabkan alergi, terutama untuk pemilik kulit sensitif," ujarnya. 
Share:

Ini dia Agar Anak Tak Mengeluh Saat Berpuasa


Anak-anak biasanya mengeluh saat berpuasa karena menahan haus dan lapar. Psikolog klinis anak Ine Indriani mengatakan anak mengeluh sebenarnya wajar. “Karena dia masih dalam proses belajar berpuasa,” kata Ine kepada Tempo, Kamis, 25 Mei 2017.

Namun, bagi Anda para orang tua dapat melakukan hal berikut ihni untuk menghindari anak mengeluh. Pertama, persiapkan anak menjelang puasa. “Jelaskan tentang puasa dan bagaimana prosesnya agar anak tidak ‘kaget’,” ujarnya.

Kedua, puasa harus dilakukan sesuai dengan usia. “Bila masih berusia sekitar 5 tahun, bisa puasa hanya beberapa jam, lalu buka, lalu lanjut puasa lagi,” katanya.

Ketiga, tidur siang. “Meminta anak tidur siang agar tidak terlalu berasa rasa haus atau laparnya,” ujar Ine.

Keempat, Ine melanjutkan, alihkan dengan kegiatan lain. “Ketika anak mengeluh, hindari memarahi. Tapi bisa dialihkan dengan kegiatan lain seperti main atau bercerita.”

Kelima, mengikuti pengajian atau aktivitas bersama. “Sehingga anak melihat anak-anak lain juga puasa dan ia menjadi terpacu untuk puasa,” kata Ine. Terakhir, pastikan anak sahur dengan makanan yang seimbang disertai vitamin dan atau madu.
Share:

Rabu, 24 Mei 2017

Ketika Dokter Ahli Katarak Berbagi Kisah Lewat Buku


Cinta tidak perlu jeda. Kalimat tersebut mendeskripsikan kecintaan 
Vidyapati Mangunkusumo terhadap pekerjaannya sebagai dokter spesialis mata. Lewat sebuah buku biografi berjudul Mata, Cinta dan Terang Semesta: Perjalanan dr. Vidyapati Mangunkusumo, SpM dalam ikhtiar mengurangi kebutaan di Indonesia, dokter yang banyak menangani katarak itu membagikan kisah pengabdiannya.

“Saya baru tahu ada satu cara yang lebih elegan melalui bahasa dan yang bisa mencapai lapisan masyarakat macam-macam,” ujar Vidyapati dalam acara peluncuran bukunya  di Auditorium Jakarta Eye Center, Kedoya, Jakarta Barat, Sabtu, 20 Mei 2017.

Vidyapati mengatakan melalui bukunya, ia ingin mengenalkan kepada masyarakat suka dan dukanya menjadi seorang dokter spesialis mata. “Buku ini juga menjadi ungkapan syukur dan terima kasih saya kepada keluarga, teman dan sahabat yang selama ini mendukung profesi dan 
pelayanan saya dalam kesehatan mata di Indonesia,” jelasnya.

Buku Mata, Cinta dan Terang Semesta ditulis oleh Agus M. Irkham. Agus sengaja memilih judul tersebut karena terasa pas menggambarkan proses perjalanan hidup sang dokter. “Kehidupan dr. Vidyapati bisa dirangkai dalam kata Mata, Cinta dan Terang Semesta,” kata Agus.

Menurut Agus, proses kehidupan yang dilalui oleh Vidyapati berawal dari Mata, yakni ketika dia dihadapkan dengan ego personal. Seiring dengan berjalannya waktu, ego diri sendiri 
itu berubah menjadi ego semesta dimana ia menemukan kecintaannya dalam membantu masyarakat lain yang membutuhkan. "Seluruh pengalaman operasi, bakti sosial, dan membantu masyarakat yang membutuhkan bukan hanya memberi cahaya di kehidupan orang lain, tetapi juga di hidup dokter Vidyapati sendiri," katanya.

Buku Mata, Cinta dan Terang Semesta bercerita tentang kegiatan sehari-hari Vidyapati  bukan hanya sebagai seorang dokter di rumah sakit, tetapi juga dokter bakti sosial yang mempunyai misi untuk mengurangi penderita katarak di Indonesia. Vidyapati ikut terlibat dalam menurunkan angka buta katarak di Indonesia dengan cara terjun langsung dalam kegiatan bakti sosial di Indonesia. 

Vidyapati, kata Agus, juga berperan dalam pendirian Balai Kesehatan Mata Darma Usada Netra yang berlokasi di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat, tempat di mana dari 1.100 pasien menjalani operasi katarak gratis sejak  2006. “Memberikan panduan bagaimana kita melakukan menjadi relawan buta katarak di Indonesia,” kata Agus.

Agus membutuhkan waktu sekitar 15 bulan untuk merampungkan buku Mata, Cinta dan Terang Semesta: Perjalanan dr. Vidyapati Mangunkusumo, SpM dalam ikhtiar mengurangi kebutaan di Indonesia. Dia  menggabungkan tekhnik penulisan jurnalistik, ilmiah, dan sastra.
Share:

Cara Terbaik Mengolah Jamur Jadi Masakan Lezat dan Sehat


Jamur kaya kandungan serat, vitamin (B1, B2, B12, C, D dan E) dan mineral seperti seng atau selenium. Makanan ini juga rendah kalori dan lemak, serta sumber penting betaglucans - senyawa aktif yang berpotensi menjadi obat. Namun, untuk mendapat manfaat maksimal, mengolah jamur tak bisa sembarangan.

Sebuah studi yang dipublikasikan di International Journal of Food Sciences and Nutrition, mengungkapkan bahwa cara memasak menggunakan minyak seperti menggoreng menyebabkan makanan kehilangan protein, dan karbohidrat, namun meningkatkan lemak. 

"Ketimbang merebus ataupun menumis, memanggang jamur justru lebih baik, karena membantu menjaga kapasitas antioksidan dan manfaat lain," tutur Irene Roncero dari Mushroom Technological Research Pusat La Rioja (CTICH) di Spanyol, seperti dilansir Indian Express.



Cara memasak juga merebus, bisa menurunkan antioksidan. Sementara memanggang jamur menggunakan microwave misalnya, justru dapat membuat jamur mencapai nilai aktivitas antioksidan yang lebih tinggi.

"Menggoreng dan merebus menghilangkan senyawa protein dan senyawa antioksidan lebih banyak, mungkin karena pencucian zat terlarut di dalam air atau minyak, yang secara signifikan dapat mempengaruhi nilai gizi produk akhir," kata Roncero.

Sebaliknya, lanjut Roncero, jamur yang dipanggang kandungan polifenol dan antioksidannya meningkat secara signifikan, dan tidak ada kerugian signifikan dalam nilai gizinya. "Selanjutnya, tak masalah bila Anda ingin menambahkan sedikit porsi minyak saat memanggang jamur. Apalagi jika itu minyak zaitun," kata Roncero.
Share:
IBX597149061A6A5
Copyright © Ebtew | Admin Mahyu Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com